PENTINGNYA
SOFT SKILL
Saat ini kita semakin
dihadapkan akan pentingnya soft skill bagi diri kita sendiri, organisasi dan
kehidupan sosial bermasyarakat, dalam kehidupan bermasyarakat banyak kita
jumpai kasus-kasus kekerasan karena hal sepele akibat ketidak mampuan seseorang
dalam menguasai emosi dan pikirannya, tuntutan organisasi dan perusahaan akan
pekerja juga semakin kompleks, oleh karena itu setiap individu harus memiliki
nilai tambah untuk dapat bersaing dan mendapatkan kesempatan karier yang
gemilang.
Dari uraian diatas dapat
kita simpulkan sumber daya manusia yang unggul adalah mereka yang tidak
hanya memiliki kemahiran hard skill saja tetapi juga cekatan dalam aspek soft skill. Ungkapan dan hibauan terkait
pentingnya soft skill sudah banyak disampaikan oleh para pakar, menteri dan
pimpinan tertinggi negeri ini.
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi
selalu mengatakan human capital investment itu penting. Skill yang sulit
dikuasai robot adalah soft skill. Orang yang bisa interact, bisa care, dan bisa
berdiplomasi. Berdasarkan studi World Bank, banyak anak sekolah tapi tidak
belajar apa-apa sehingga saat mereka lulus, mereka tidak memiliki kemampuan
untuk meningkatkan produktivitas. Di sinilah pentingnya kualitas pendidikan dan
ketepatan ilmu yang diberikan.
Menteri
Ketenagakerjaan RI M Hanif Dhakiri mengatakan agar
benar-benar memiliki daya saing tinggi, masyarakat Indonesia juga harus
membekali dirinya dengan softskill. Ia juga menambahkan, saat ini,
softskill semakin penting perannya, mengingat upaya peningkatan daya saing
bangsa harus diimbangi karekter bangsa yang kuat pula.
Menurut Berthal (dalam
Muqowim, 2012: 5), soft skills diartikan sebagai perilaku
personal dan interpersonal yang mengembangkan dan memaksimalkan kinerja
manusia.
Elfindri, dkk (2011:
10) mendefinisikan soft skills sebagai keterampilan hidup yang sangat
menentukan keberhasilan seseorang, yang wujudnya antara lain berupa kerja
keras, eksekutor, jujur, visioner, dan disiplin. Lebih lanjut Elfindri menjelaskan
bahwa soft skills merupakan keterampilan dan kecakapan hidup yang
harus dimiliki baik untuk sendiri, berkelompok, atau bermasyarakat, serta
berhubungan dengan Sang Pencipta. Soft skills sangat diperlukan
untuk kecakapan hidup seseorang.
Giblin dan Sailah
(dalam Sucipta: 2009: 1) juga menekankan bahwa soft skills merupakan
kunci menuju hidup yang lebih baik, sahabat lebih banyak, sukses lebih besar,
dan kebahagiaan yang lebih luas.
Kaipa dan Milus (2005:
3-6) menyatakan hal yang sama bahwa soft skills adalah kunci untuk meraih
kesuksesan, termasuk di dalamnya kepemimpinan, pengambilan keputusan,
penyelesaian konflik, komunikasi, kreativitas, kemampuan
presentasi, kerendahan hati dan kepercayaan diri, kecerdasan emosional,
integritas, komitmen, dan kerjasama.
Berdasarkan paparan di
atas, terlihat betapa pentingnya soft skill bagi setiap orang, tidak
terkecuali Proxsis sebagai organisasi yang fokus pada Ilmu pengetahuan dan
pengembangan profesional juga melaksanakan program pengembangan
karyawan secara rutin, melalui kegiatan pelatihan yang di selenggarakan
oleh Proxsis HR, dengan Narasumber Internal dari jajaran Top Management dan
Business Leader yang juga berperan sebagai pelaku bisnis. Dari kegiatan
tersebut Proxsis banyak mencetak Leader baru yang berhasil menjalankan,
mengelola dan memimpin suatu bisnis unit.
Bermula dari kegiatan
tersebut, Proxsis juga meneyelenggarakan pelatihan-pelatihan terkait soft skill
dengan tujuan membantu organisasi lain dalam meningkatkan kompetensi
karyawannya, agar dapat mencapai hasil kerja terbaik dan meningkatkan performa
perusahaan, serta membantu para professional dalam proses pengembangan karier
kedepan.
Sumber :
https://pelatihanpengembangansdm.co.id/pentingnya-soft-skill-menurut-pakar/